Menakjubkan! Masjid Satu Tiang di Tuban, Bikin Terkesima Pengunjung!
Sebuah kayu jati berdiameter sekitar 28 centimeter dengan tinggi 27 meter berdiri kokoh di tengah Masjid An-Nur Nurul Miftahussofyan di Dusun Gomang, Desa Lajulor, Kecamatan Singgahan, Tuban.
Masjid yang dibangun 18 Agustus 1994 ini berada di lingkungan pondok pesantren Wali Songo. Selain para santri, masjid juga dipakai oleh warga sekitar untuk salat berjamaah dan kegiatan-kegiatan Islami lainnya.
Pesantren ini didirikan oleh Kiai Nur Nasroh tahun 1977. Sementara masjid baru dibangun tahun 1994, setelah ada ratusan santri mondok di sana. Modalnya cuma Rp 750.000. Saat itu pembelian kayu dibatasi oleh pemerintah, dan jika melebihi batas harus melalui proses yang sangat sulit.
“Tapi Alhamdulillah, saya mendapat bantuan dari Pak Miftah yang saat itu menjabat ADM Perhutani dan Pak Sofyan sebagai Asper. Makanya, untuk mengenang, nama kami bertiga diputuskan untuk digunakan sebagai nama masjid ini (An-Nur Nurul Miftahussofyan),” kisah Kiai Nur Nasroh kepada SURYA.co.id.
Saat awal pembangunan, proses mendirikan kayu sebagai tiang utama masjid juga unik. Awalnya, disiapkan dengan cara diberi pengait tali dari kulit bambu kemudian ditarik beramai-ramai.
"Tapi saya berpikir sepertinya tidak mungkin karena kayunya sangat besar. Kemudian sebelum hari H pembangunan, saya coba menariknya sendirian. Dan anehnya, saat tali yang terbuat dari kulit bambu tersebut saya tarik, tiang utama sebesar itu bisa berdiri. Jelas tidak ada lain lagi, semua berkat bantuan Allah," ujar Kiai Nur Nasroh.
Dalam pembangunannya, satu tiang utama masjid tersebut dibantu dengan delapan tiang kecil sebagai penyangga atap pinggir masjid.
Delapan tiang ditata sedemikian rupa sehingga ketika dilihat dari berbagai sisi tampak jumlahnya sembilan tiang. Hingga sekarang, bangunan masih berdiri kokoh. Pun pondok pesantren Wali Songo, terus berkembang pesat dengan ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia.
Sumber:
https://batam.tribunnews.com/2017/06/06/newsvideo-menakjubkan-masjid-satu-tiang-di-tuban-bikin-terkesima-pengunjung.
Sumber foto :
https://surabaya.tribunnews.com/2017/06/06/simbol-simbol-islam-dalam-masjid-satu-tiang-di-tuban
Sunday, January 5, 2020
Tuesday, October 15, 2019
Tol Demak-Tuban-Gresik
Bakal Ada Tol Trans Jawa Jilid II, Seperti Apa Proyeknya?
Proyek Tol Trans Jawa Jilid II segera terwujud. Serangkaian ruas tol tersebut bakal menghubungkan Semarang - Surabaya melalui jalur utara Pulau Jawa, termasuk tepi pantai.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa saat ini proyek yang sudah dibangun adalah Tol Semarang-Demak. Selanjutnya, dalam waktu dekat akan dilanjutkan dengan pembangunan Tol Demak-Tuban.
"Sudah ada pemrakarsa yang dari Tuban sampai ke Demak, Jasa Marga. Itu sudah ada pemrakarsanya, mereka sudah nyiapin studinya. Jadi mungkin enggak sampai setahun pasti akan [dibangun]," kata Basuki di kantornya, Jumat (4/10/2019).
Tol Demak-Tuban menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui jalur pantai utara (Pantura) Pulau Jawa. "Sampai Tuban. Berarti sudah bisa nyambung ke Surabaya," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menambahkan bahwa untuk ruas-ruas lain yang menyambung hingga Surabaya, saat ini masih menunggu pemrakarsa.
"Kalau usulannya sampai sekarang itu masih dari Demak sampai ke Tuban itu satu usulan prakarsa," tambah Danang.
Setelah dari Tuban akan dibangun tol ke arah Gresik. Ruas-ruas nantinya masih akan melewati wilayah Pantura seperti Bojonegoro, Lamongan hingga Manyar Gresik. Saat ini, sudah disiapkan ruas sambungannya melalui Manyar.
"Manyar ke Surabaya nanti ketemu dengan [Tol] Krian-Legundi-Bunder-Manyar. Jaringan Jawa Timur," kata Danang.
Jaringan Tol Trans Jawa saat ini sudah tersambung antara Semarang dan Surabaya melalui jalur selatan. Nantinya, jaringan tol Trans Jawa Jilid II tersebut juga akan tersambung dengan ruas Tol Trans Jawa yang sudah ada.
"Dari Manyar itu kemudian lalu tersambung dengan kawasan Gresik dan Surabaya, Gerbang Kertasusila [Gresik Jombang Mojokerto Surabaya Sidoarjo Lamongan] itu," katanya.
https://www.cnbcindonesia.com/news/20191004160848-4-104522/bakal-ada-tol-trans-jawa-jilid-ii-seperti-apa-proyeknya
Tol Gresik-Tuban Segera Dibangun, Ada Dua Pilihan Lewat Tengah atau Pantura
Dalam waktu dekat, provinsi Jawa Timur bakal mempunyai tol baru di jalur pantura. Yakni tol Gresik-Tuban yang menurut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa akan menghubungkan kawasan industri Manyar, Kabupaten Gresik hingga ke kawasan industri Kabupaten Tuban.
"Ini sudah berulang kali kita rapatkan untuk segera direlasiasikan. Bahwa koneksitas antara Manyar hingga Tuban akan dibangunkan dengan jalan tol," ujar Khofifah, (25/9/2019).
Lebih lanjut Khofifah memaparkan, opsi perencanaan jalan tol ini ada dua pilihan. Opsi tersebut yaitu antara melewati tengah atau melewati pinggir kawasan pantura.
"Terlebih karena di pantura itu ada banyak kawasan industri dan banyak pelabuhan atau seaport," terangnya.
"Sehingga efektivitas tol harapannya bisa lebih didapatkan," jelasnya.
Saat ini, progres masterplan pembangunan tol Gresik-Tuban ini sedang didetailkan, khususnya untuk koneksitas ke kabupaten kota.
Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim juga sudah mengundang pihak kabupaten kota terkait perencanaan pembangunan tol ini.
"Ini nanti yang menjalankan infrastrukturnya dari pemerintah pusat. Kita sudah kumpulkan untuk bupati, wali kota untuk sinkronisasi perencanaannya," paparnya.
Menurut Khofifah, koneksitas antar kawasan industri merupakan kunci penting karena akan menjadi modal kuat untuk akses distribusi barang dan hasil industri ke daerah.
https://otomotifnet.gridoto.com/read/231864646/tol-gresik-tuban-segera-dibangun-ada-dua-pilihan-lewat-tengah-atau-pantura?page=2#!%2F
Rencana Pembangunan Tol Demak-Tuban-Gresik Maju Selangkah
Kementerian PUPR menargetkan pembangunan Jalan Tol Semarang / Demak sepanjang 27 kilometer yang terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut bernilai investasi Rp15,5 triliun akan dimulai pada akhir 2019 dan ditargetkan selesai pada 2021.
PT Waskita Toll Road mendapat surat untuk melakukan pengkajian pembangunan jalan tol Demak—Tuban—Gresik sepanjang 236 kilometer. Kajian itu akan menjadi prastudi kelayakan dalam pengajuan pembangunan jalan tol melalui prakarsa badan usaha.
Direktur Utama WTR Herwidiakto mengatakan bahwa perseroan tidak sendiri dalam menggarap prakarsa jalan tol Demak—Tuban—Gresik. Prakarsa (unsolicited) jalan tol yang masuk dalam koridor utara Jawa itu dikerjakan bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. selaku pimpinan pemrakarsa dan badan usaha swasta.
"Surat untuk mengkaji sudah ada. Karena ruasnya cukup panjang, cukup lama juga untuk [penyusunan] pra-FS [feasibility study]," ujarnya kepada Bisnis, Jumat (26/9/2019).
Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol, investasi pembangunan jalan tol Demak—Tuban—Gresik diestimasi mencapai Rp67,95 triliun. Jalan tol ini akan melengkapi konektivitas Semarang—Surabaya via jalan tol.
Sebelumnya, konektivitas Semarang—Surabaya sudah tersambung jalan bebas hambatan melalui lima ruas tol, yaitu Semarang—Solo, Solo—Ngawi, Ngawi—Kertosono, Jombang—Mojokerto, dan Surabaya—Mojokerto
Herwidiakto mengakui bahwa potensi lalu lintas harian di ruas Demak—Tuban—Gresik sedikit lebih rendah dibandingkan dengan sisi selatan. Dia tidak menampik kemungkinan tingkat pengembalian investasi atau internal rate of return juga bakal lebih kecil. "[Namun,] lalau tarifnya ditinggikan ya, enggak kecil," tuturnya.
Secara keseluruhan, program pembangunan jalan tol di Jawa terbilang ambisius. Data Ditjen Bina Marga menunjukkan bahwa ada 30 ruas tol yang akan dibangun di Jawa dalam periode 2020—2024. Jumlah tersebut di luar rencana pembangunan jalan tol di Jaboderabek.
Secara keseluruhan, panjang 30 ruas itu mencapai 2.024 kilometer, terpanjang dibandingkan dengan program jalan tol di pulau lain. Investasi pembangunan jalan tol mencapai Rp397,95 triliun.
Dalam catatan Bisnis, dari 30 ruas, sedikitnya 3 ruas merupakan usulan badan usaha yang telah mendapat persetujuan prakarsa dari Menteri PUPR.
Ketiga ruas itu yakni Akses Pelabuhan Patimban, Solo—Yogyakarta—Kulon Progo, dan Gedebage—Tasikmalaya—Cilacap.
Di samping itu juga terdapat tiga ruas hasil penambahan ruang lingkup dari tiga jalan tol yang sudah ada. Ketiganya yakni Sukabumi—Ciranjang (perpanjangan jalan tol Bocimi), Ciranjang—Padalarang (perpanjangan tol Padaleunyi), dan Kertosono—Kediri (perpanjangan Ngawi—Kertosono).
https://ekonomi.bisnis.com/read/20190930/45/1153583/rencana-pembangunan-tol-demak-tuban-gresik-maju-selangkah
Monday, July 22, 2019
Persatu
Persatuan Sepak bola Tuban
Persatu (singkatan dari Persatuan Sepak bola Tuban) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Persatu Tuban saat ini berlaga di Liga 2 Indonesia
Persatu merupakan sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Tuban, Jawa Timur. Persatu bermarkas di Stadion Loka Jaya, Tuban, Jawa Timur. Tim Persatu mempunyai julukan Laskar Ronggolawe, sedangkan pendukung tim Persatu dikenal dengan nama Ronggo Mania.
Persatu saat ini merupakan harapan, simbol perjuangan dan harga diri masyarakat Tuban untuk mengangkat nama Kabupaten Tuban dalam kancah persepak bolaan nasional dengan mengikuti jejak kabupaten tetangga yang terlebih dahulu sukses di tingkat nasional.
Salam oleh Ronggomania adalah siratan semangat dan rasa kebersamaan dalam satu wadah perjuangan untuk mencapai kehormatan tertinggi dalam sepak bola di Indonesia secara sportif, berbudaya luhur dan bermartabat seperti yang tersirat di dalam diri setiap masyarakat Tuban yaitu semangat dan jiwa Ronggolawe.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Persatu_Tuban
https://radarbojonegoro.jawapos.com/read/2019/06/17/141670/persatu-milik-kita-bersama
Tuesday, May 14, 2019
Center of Excellent Penanaman Melon
Tuban akan Jadi Center of Excellent Penanaman Melon di Jatim, Begini Penjelasan Gubernur Khofifah
Lahan pertanian melon di Tuban bakal dijadikan center of excellent untuk penanaman holtikultura khususnya melon. Untuk itu para petani melon di Tuban bakal diajak belajar tentang penanaman melon unggulan di Sidoarjo.
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung saat menghadiri acara Petik Melon di Desa Klotok Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban, Minggu (11/5/2019).
Gubernur Khofifah yang juga didampingi oleh Bupati Tuban Fathul Huda melakukan petik melon siap panen di Desa Klotok yang luas lahan pertanian melonnya mencapai 800 hektare.
Pada petani di sana, ia menyampaikan bahwa pekan depan mereka akan diajak ke Sidoarjo dan belajar penanaman melon prima.
"Kami ada pengembangan pilot project melon prima yang kualitasnya sangat baik. Kulitnya mulus bahkan seperti plastik dan bentuknya bukan bulat tapi kotak," kata Khofifah.
Dikatakan gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini, pekan depan melon prima itu akan panen.
Oleh karenanya ia ingin agar para petani melon bisa ikut serta melihat buah melon prima yang dikembangkan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo tersebut.
"Saya sudah cicipi melonnya manis dan saya sempat berpikir kalau itu plastik. Besok Rabu saat panen saya ingin petani melin Tuban bisa ikut untuk belajar karena melon yang di sana itu sudah berkualitas ekspor," kata Khofifah.
Lebih lanjut dikatakan mantan Menteri Sosial ini mengatakan bahwa Tuban memiliki pengembangan pertanian yang luar biasa. Bahkan bukan hanya melon tapi juga kelengkeng.
"Saya ingin belajar banyak dari Tuban. Kelengkeng dan melon ini adalah pertanian pedesaan. Kalau petani bisa dikembangkan maka profit yang bisa dinikmati petani bisa mencapai enam hingga tujuh kali lipat," tegasnya.
Dengan format ini maka Khofifah mengatakan cocok dan sejalan dengan tekad Pemprov yang ingin memangkas kemiskinan pedesaan di Jawa Timur masih tinggi sebesar 15,2 persen lebih dari dua kli lipas tkngkat kemiskinan di perkotaan.
"Proses holtikultura yang mendapatkan pendampingan yang baik sampai permodalan hingga pasar yang baik maka akan menjadi pintu masuk untuk percepatan penyejahteraan dan penurunan kemiskinan pedesaan di Jawa Timur," tegas Khofifah.
Sementara itu momen kedatangan Khofifah ke kawasan pertanian melon ini juga diisi dengan dialog bersama para petani dan asosiasi petani.
Mereka memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan keluh kesah yang mereka rasakan selama mengembangkan pertanian holtikultura melon.
Suhartoyo, perwakilan petani melon Desa Klotok mengatakan penanaman melon dilakukan petani selain menanam padi yang dilakukan sebanyak dua kali setahun.
Meski produktivitas tinggi akan tetapi dikatakan Suhartoyo sempak mengalami gagal panen.
"Tahun ini hampir 35 persen pertanian melon kami gagal panen. Permasalahannya adalah sungai avur yang membuat lahan sawah kita banjir hingga gagal panen hampir separo," tegas Suhartoyo.
Tidak hanya itu ia juga ingin ada bantuan dari Pemprov untuk membantu peningkatan kualitas melon. Sebab selama ini melon Tuban juga kerap terserang penyakit cacar hampir 50 persen.
"Dan yang terakhir mengantisipasi kualitas melon yang menurun maka kami minta bantuan dinas pertanian terkait untuk kami diberi bimbingan untuk pengolahan produk pasca panen atau peningkatan nilai produk," tegasnya.
Dengan begitu maka dikatakan Suhartoyo program yang dicanangkan Khofifah untuk petani Tuban sesuai dengan masalah yang dihadapi masyarakat di sini.
Sumber :
http://surabaya.tribunnews.com/2019/05/12/tuban-akan-jadi-center-of-excellent-penanaman-melon-di-jatim-begini-penjelasan-gubernur-khofifah?page=all.
Lahan pertanian melon di Tuban bakal dijadikan center of excellent untuk penanaman holtikultura khususnya melon. Untuk itu para petani melon di Tuban bakal diajak belajar tentang penanaman melon unggulan di Sidoarjo.
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung saat menghadiri acara Petik Melon di Desa Klotok Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban, Minggu (11/5/2019).
Gubernur Khofifah yang juga didampingi oleh Bupati Tuban Fathul Huda melakukan petik melon siap panen di Desa Klotok yang luas lahan pertanian melonnya mencapai 800 hektare.
Pada petani di sana, ia menyampaikan bahwa pekan depan mereka akan diajak ke Sidoarjo dan belajar penanaman melon prima.
"Kami ada pengembangan pilot project melon prima yang kualitasnya sangat baik. Kulitnya mulus bahkan seperti plastik dan bentuknya bukan bulat tapi kotak," kata Khofifah.
Dikatakan gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini, pekan depan melon prima itu akan panen.
Oleh karenanya ia ingin agar para petani melon bisa ikut serta melihat buah melon prima yang dikembangkan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo tersebut.
"Saya sudah cicipi melonnya manis dan saya sempat berpikir kalau itu plastik. Besok Rabu saat panen saya ingin petani melin Tuban bisa ikut untuk belajar karena melon yang di sana itu sudah berkualitas ekspor," kata Khofifah.
Lebih lanjut dikatakan mantan Menteri Sosial ini mengatakan bahwa Tuban memiliki pengembangan pertanian yang luar biasa. Bahkan bukan hanya melon tapi juga kelengkeng.
"Saya ingin belajar banyak dari Tuban. Kelengkeng dan melon ini adalah pertanian pedesaan. Kalau petani bisa dikembangkan maka profit yang bisa dinikmati petani bisa mencapai enam hingga tujuh kali lipat," tegasnya.
Dengan format ini maka Khofifah mengatakan cocok dan sejalan dengan tekad Pemprov yang ingin memangkas kemiskinan pedesaan di Jawa Timur masih tinggi sebesar 15,2 persen lebih dari dua kli lipas tkngkat kemiskinan di perkotaan.
"Proses holtikultura yang mendapatkan pendampingan yang baik sampai permodalan hingga pasar yang baik maka akan menjadi pintu masuk untuk percepatan penyejahteraan dan penurunan kemiskinan pedesaan di Jawa Timur," tegas Khofifah.
Sementara itu momen kedatangan Khofifah ke kawasan pertanian melon ini juga diisi dengan dialog bersama para petani dan asosiasi petani.
Mereka memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan keluh kesah yang mereka rasakan selama mengembangkan pertanian holtikultura melon.
Suhartoyo, perwakilan petani melon Desa Klotok mengatakan penanaman melon dilakukan petani selain menanam padi yang dilakukan sebanyak dua kali setahun.
Meski produktivitas tinggi akan tetapi dikatakan Suhartoyo sempak mengalami gagal panen.
"Tahun ini hampir 35 persen pertanian melon kami gagal panen. Permasalahannya adalah sungai avur yang membuat lahan sawah kita banjir hingga gagal panen hampir separo," tegas Suhartoyo.
Tidak hanya itu ia juga ingin ada bantuan dari Pemprov untuk membantu peningkatan kualitas melon. Sebab selama ini melon Tuban juga kerap terserang penyakit cacar hampir 50 persen.
"Dan yang terakhir mengantisipasi kualitas melon yang menurun maka kami minta bantuan dinas pertanian terkait untuk kami diberi bimbingan untuk pengolahan produk pasca panen atau peningkatan nilai produk," tegasnya.
Dengan begitu maka dikatakan Suhartoyo program yang dicanangkan Khofifah untuk petani Tuban sesuai dengan masalah yang dihadapi masyarakat di sini.
Sumber :
http://surabaya.tribunnews.com/2019/05/12/tuban-akan-jadi-center-of-excellent-penanaman-melon-di-jatim-begini-penjelasan-gubernur-khofifah?page=all.
Sunday, February 10, 2019
Lahan Kilang Tuban
Maju Mundur Lahan Kilang Tuban, Pertamina: Kelar Tahun Ini!
06 February 2019 13:56
PT Pertamina (Persero) menargetkan pembebasan lahan untuk kilang Tuban akan rampung tahun ini. Saat ini, memang kilang tersebut sedang terkendala masalah lahan, pasalnya ada 300 hektar tanah yang merupakan milik masyarakat.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Syahrial Mukhtar mengatakan, pihaknya kini tengah berdiskusi terus kepada masyarakat setempat dengan bantuan Pemerintah Daerah agar lahannya bersedia dibebaskan dan digunakan untuk pembangunan kilang.
"Kilang Tuban itu kan sekitar 400 ha punya pemerintah, dan itu sudah kami proses untuk bisa digunakan. isanya sekitar 300 ha itu punya masyarakat, nah yang punya masyarakat itu kami terus diskusi kepada warga setempat supaya lahannya bisa digunakan untuk kilang baru nanti," ujar Syahrial kepada media saat dijumpai di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (6/2/2019).
Lebih lanjut, ia menuturkan, pembicaraan dengan masyarakat masih terus dilakukan dengan bantuan pemda setempat untuk menjelaskan juga kepada masyarakat kalau keberadaan kilang di Tuban nanti bisa memberikan banyak manfaat. Syahrial menyebutkan, manfaat pertama yang langsung terasa adalah adanya lowongan lapangan kerja bagi warga setempat.
Lowongan pekerjaannya pun, lanjut Syahrial, bukan sekedar lowongan saja, tetapi juga disiapkan masyarakatnya untuk bisa bekerja, dengan pendidikan di balai latihan kerja milik Kementerian Ketenagakerjaan. Pendidikannya, kata Syahrial akan menggunakan anggaran CSR Pertamina, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya.
"Selain itu, sudah pasti di mana pun ada proyek investasi itu pasti akhirnya akan tingkatkan ekonomi masyarakat, multiplier effect-nya besar sekali lho, dan itu akan buat ekonomi masyarakat sekitar tumbuh sangat besar sekali, berbagai macam industri pendukung akan ada di sana," tambah Syahrial.
Adapun, dari sisi Pemda, sudah diberikan penetapan lokasi (penlok), dan sudah menjadi dasar perusahaan untuk membangun kilang. Tahapan berikutnya, Pertamina sedang membangun Basic Engineering Design (BED), sambil penyiapan lahan.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) memang memiliki opsi untuk memindahkan lahan pembangunan kilang di Tuban menjadi di Situbondo, yang merupakan lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN).
"Iya ada masalah lahan. Ada ide untuk ubah lokasi, tetapi masih opsi. Apakah tetap di Tuban atau ke Situbondo," ujar Arcandra kepada media saat dijumpai di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/10/2018).
Namun, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar memastikan pembangunan proyek kilang Tuban tetap dilakukan di lokasi awal, tidak jadi dipindah ke Situbondo.
"Kilang minyak Tuban tidak pindah lokasi, tetap," kata Arcandra kepada media ketika dijumpai di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/12/2018).
Lebih lanjut, Arcandra menjelaskan, dibatalkannya pembangunan kilang minyak di Situbondo telah melalui tahap kajian menyeluruh. Ia menjelaskan, Tuban tetap terpilih menjadi lokasi pembangunan kilang karena di sana sudah tersedia aset, seperti petrokimia.
"Dengan begitu, kilang minyak itu bisa diintegrasikan petrokimia, sehingga memberikan nilai tambah," tuturnya.
Arcandra juga mengatakan, saat ini proses pembangunan kilang Tuban masih dalam proses pembebasan lahan. Adapun, Arcandra menilai, kilang harus bisa fleksibel agar bisa menjawab tantangan perkembangan mobil listrik yang sudah mulai dilakukan.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/news/20190206134843-4-54052/maju-mundur-lahan-kilang-tuban-pertamina-kelar-tahun-ini
06 February 2019 13:56
PT Pertamina (Persero) menargetkan pembebasan lahan untuk kilang Tuban akan rampung tahun ini. Saat ini, memang kilang tersebut sedang terkendala masalah lahan, pasalnya ada 300 hektar tanah yang merupakan milik masyarakat.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Syahrial Mukhtar mengatakan, pihaknya kini tengah berdiskusi terus kepada masyarakat setempat dengan bantuan Pemerintah Daerah agar lahannya bersedia dibebaskan dan digunakan untuk pembangunan kilang.
"Kilang Tuban itu kan sekitar 400 ha punya pemerintah, dan itu sudah kami proses untuk bisa digunakan. isanya sekitar 300 ha itu punya masyarakat, nah yang punya masyarakat itu kami terus diskusi kepada warga setempat supaya lahannya bisa digunakan untuk kilang baru nanti," ujar Syahrial kepada media saat dijumpai di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (6/2/2019).
Lebih lanjut, ia menuturkan, pembicaraan dengan masyarakat masih terus dilakukan dengan bantuan pemda setempat untuk menjelaskan juga kepada masyarakat kalau keberadaan kilang di Tuban nanti bisa memberikan banyak manfaat. Syahrial menyebutkan, manfaat pertama yang langsung terasa adalah adanya lowongan lapangan kerja bagi warga setempat.
Lowongan pekerjaannya pun, lanjut Syahrial, bukan sekedar lowongan saja, tetapi juga disiapkan masyarakatnya untuk bisa bekerja, dengan pendidikan di balai latihan kerja milik Kementerian Ketenagakerjaan. Pendidikannya, kata Syahrial akan menggunakan anggaran CSR Pertamina, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya.
"Selain itu, sudah pasti di mana pun ada proyek investasi itu pasti akhirnya akan tingkatkan ekonomi masyarakat, multiplier effect-nya besar sekali lho, dan itu akan buat ekonomi masyarakat sekitar tumbuh sangat besar sekali, berbagai macam industri pendukung akan ada di sana," tambah Syahrial.
Adapun, dari sisi Pemda, sudah diberikan penetapan lokasi (penlok), dan sudah menjadi dasar perusahaan untuk membangun kilang. Tahapan berikutnya, Pertamina sedang membangun Basic Engineering Design (BED), sambil penyiapan lahan.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) memang memiliki opsi untuk memindahkan lahan pembangunan kilang di Tuban menjadi di Situbondo, yang merupakan lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN).
"Iya ada masalah lahan. Ada ide untuk ubah lokasi, tetapi masih opsi. Apakah tetap di Tuban atau ke Situbondo," ujar Arcandra kepada media saat dijumpai di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/10/2018).
Namun, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar memastikan pembangunan proyek kilang Tuban tetap dilakukan di lokasi awal, tidak jadi dipindah ke Situbondo.
"Kilang minyak Tuban tidak pindah lokasi, tetap," kata Arcandra kepada media ketika dijumpai di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/12/2018).
Lebih lanjut, Arcandra menjelaskan, dibatalkannya pembangunan kilang minyak di Situbondo telah melalui tahap kajian menyeluruh. Ia menjelaskan, Tuban tetap terpilih menjadi lokasi pembangunan kilang karena di sana sudah tersedia aset, seperti petrokimia.
"Dengan begitu, kilang minyak itu bisa diintegrasikan petrokimia, sehingga memberikan nilai tambah," tuturnya.
Arcandra juga mengatakan, saat ini proses pembangunan kilang Tuban masih dalam proses pembebasan lahan. Adapun, Arcandra menilai, kilang harus bisa fleksibel agar bisa menjawab tantangan perkembangan mobil listrik yang sudah mulai dilakukan.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/news/20190206134843-4-54052/maju-mundur-lahan-kilang-tuban-pertamina-kelar-tahun-ini
Friday, February 2, 2018
Universitas PGRI Ronggolawe
Sejarah Unirow
UNIROW Tuban berdiri atas dasar SK Mendiknas RI Nomor:08/D/O/2007 Tanggal 4 Januari 2007 dengan memberikan izin penyelenggaraan program studi baru, yaitu Program Studi : Ilmu Politik (S1), Ilmu Komunikasi (S1), Ilmu Kelautan (S1), Ilmu Perikanan (S1), Teknik Industri (S1), Teknik Informatika (S1), Biologi (S1), Matematika (S1), dan penggabungan IKIP PGRI Tuban dengan Program Studi : PPKn (S1), Pendidikan Ekonomi Akauntansi (S1), Pendidikan Biologi (S1), Pendidikan Matematika (S1), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1), Pendidikan Bahasa Inggris (S1) dengan Akademi Perikanan PGRI Tuban Pogram Studi : Budidaya Perikanan (DIII), Pengelolaan Hasil Perikanan (DIII), dan Manajemen Sumberdaya Perikanan (DIII); menjadi Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) di Tuban, yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP-PT) PGRI di Tuban.
Selanjutnya UNIROW membuka Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) (S1) berdasarkan Surat Ijin Penyelenggaraan dari Ditjen Dikti Nomor:440/D/T/2008 tanggal 30 Januari 2008. Kemudian disusul Pembukaan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) berdasarkan surat ijin penyelenggaraan dari Ditjen Dikti Nomor:895/D/T/2009 tanggal 11 Juni 2009.
Sumber :
http://unirow.ac.id/?detail=10
Sumber foto :
http://pmatunirow.blogspot.com/
Tuesday, December 5, 2017
Kode Pos Tuban
1. Kecamatan Bancar
- Kelurahan atau Desa Bancar memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Banjarejo memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Bogorejo memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Boncong memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Bulujowo memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Bulumeduro memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Cingklung memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Jatisari memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Karangrejo memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Kayen memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Latsari memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Margosuko memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Ngampelrejo memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Ngujuran memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Pugoh memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Sembungin memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Siding memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Sidomulyo memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Sukoharjo memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Sukolilo memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Sumberan memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Tengger Kulon memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Tergambang memiliki Kodepos 62354
- Kelurahan atau Desa Tlogoagung memiliki Kodepos 62354
2. Kecamatan Bangilan
- Kelurahan atau Desa Bangilan memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Banjarworo memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Bate memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Kablukan memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Kedunghardjo memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Kedungjambangan memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Kedungmulyo memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Klakeh memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Kumpulrejo memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Ngrojo memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Sidodadi memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Sidokumpul memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Sidotentrem memiliki Kodepos 62364
- Kelurahan atau Desa Weden memiliki Kodepos 62364
3. Kecamatan Grabagan
- Kelurahan atau Desa Banyubang memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Dahor memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Dermawuhardjo memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Gesikan memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Grabagan memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Menyunyur memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Ngandong memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Ngarum memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Ngrejeng memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Pakis memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Waleran memiliki Kodepos 62371
4. Kecamatan Jatirogo
- Kelurahan atau Desa Bader memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Besowo memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Demit memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Dingil memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Jatiklabang memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Jombok memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Karangtengah memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Kebonharjo memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Kedungmakam memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Ketodan memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Ngepon memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Paseyan memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Sadang memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Sekaran memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Sidomulyo memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Sugihan memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Wangi memiliki Kodepos 62362
- Kelurahan atau Desa Wotsogo memiliki Kodepos 62362
5. Kecamatan Jenu
- Kelurahan atau Desa Beji memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Jenggolo memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Jenu memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Kaliuntu memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Karangasem memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Mentoso memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Purworejo memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Rawasan memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Remen memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Sekardadi memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Socorejo memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Sugihwaras memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Sumurgeneng memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Suwalan memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Tasikharjo memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Temaji memiliki Kodepos 62352
- Kelurahan atau Desa Wadung memiliki Kodepos 62352
6. Kecamatan Kenduruan
- Kelurahan atau Desa Bendonglateng memiliki Kodepos 62363
- Kelurahan atau Desa Jamprong memiliki Kodepos 62363
- Kelurahan atau Desa Jlodro memiliki Kodepos 62363
- Kelurahan atau Desa Sidohasri memiliki Kodepos 62363
- Kelurahan atau Desa Sidomukti memiliki Kodepos 62363
- Kelurahan atau Desa Sidorejo memiliki Kodepos 62363
- Kelurahan atau Desa Sokogrenjeng memiliki Kodepos 62363
- Kelurahan atau Desa Sokogunung memiliki Kodepos 62363
- Kelurahan atau Desa Tawaran memiliki Kodepos 62363
7. Kecamatan Kerek
- Kelurahan atau Desa Gaji memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Gemulung memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Hargoretno memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Jarorejo memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Karanglo memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Kasiman memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Kedungrejo memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Margomulyo memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Margorejo memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Mliwang memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Padasan memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Sidonganti memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Sumberarum memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Temayang memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Tengger Wetan memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Trantang memiliki Kodepos 62356
- Kelurahan atau Desa Wolutengah memiliki Kodepos 62356
8. Kecamatan Merakurak
- Kelurahan atau Desa Bogorejo memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Borehbangle memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Kapu memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Mandirejo memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Pongpongan memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Sambonggede memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Sembungrejo memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Sendanghaji memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Sugihan memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Sumber memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Sumberejo memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Tahulu memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Tegalrejo memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Temandang memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Tlogowaru memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Tobo memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Tuwiri Kulon memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Tuwiri Wetan memiliki Kodepos 62355
- Kelurahan atau Desa Senori memiliki Kodepos 62365
9. Kecamatan Montong
- Kelurahan atau Desa Bringin memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Guwoterus memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Jetak memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Maindu memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Manjung memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Montongsekar memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Nguluhan memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Pakel memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Pucangan memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Sumurgung memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Talangkembar memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Talun memiliki Kodepos 62357
- Kelurahan atau Desa Tanggulangin memiliki Kodepos 62357
10. Kecamatan Palang
- Kelurahan atau Desa Cendoro memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Cepokorejo memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Dawung memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Gesikharjo memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Glodog memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Karangagung memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Ketambul memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Kradenan memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Leran Kulon memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Leran Wetan memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Ngimbang memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Palang memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Panyuran memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Pliwetan memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Pucangan memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Sumurgung memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Tasikmadu memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Tegalbang memiliki Kodepos 62391
- Kelurahan atau Desa Wangun memiliki Kodepos 62391
11. Kecamatan Parengan
- Kelurahan atau Desa Brangkal memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Cengkong memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Dagangan memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Kemlaten memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Kumpulrejo memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Mergoasri memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Mergorejo memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Mojomalang memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Ngawun memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Pacing memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Parangbatu memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Selogabus memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Sembung memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Sendangrejo memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Suciharjo memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Sugihwaras memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Sukorejo memiliki Kodepos 62366
- Kelurahan atau Desa Wukirharjo memiliki Kodepos 62366
12. Kecamatan Plumpang
- Kelurahan atau Desa Bandungrejo memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Cangkring memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Jatimulyo memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Kebomlati memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Kedungrojo memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Kedungsoko memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Kepohagung memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Kesamben memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Klotok memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Magersari memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Ngrayung memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Penidon memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Plandirejo memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Plumpang memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Sembungrejo memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Sumberagung memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Sumurjalak memiliki Kodepos 62382
- Kelurahan atau Desa Trutup memiliki Kodepos 62382
13. Kecamatan Rengel
- Kelurahan atau Desa Banjaragung memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Banjararum memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Bulurejo memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Campurejo memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Kanorejo memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Karangtinoto memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Kebonagung memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Maibit memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Ngadirejo memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Pekuwon memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Prambon Wetan memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Punggulrejo memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Rengel memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Sawahan memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Sumberejo memiliki Kodepos 62371
- Kelurahan atau Desa Tambakrejo memiliki Kodepos 62371
14. Kecamatan Semanding
- Kelurahan atau Desa Bejagung memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Bektiharjo memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Boto memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Gedongombo memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Genaharjo memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Gesing memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Jadi memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Karang memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Kowang memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Ngino memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Penambangan memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Prunggahan Kulon memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Prunggahan Wetan memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Sambongrejo memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Semanding memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Tegalagung memiliki Kodepos 62381
- Kelurahan atau Desa Tunah memiliki Kodepos 62381
15. Kecamatan Senori
- Kelurahan atau Desa Banyuurip memiliki Kodepos 62365
- Kelurahan atau Desa Jatisari memiliki Kodepos 62365
- Kelurahan atau Desa Kaligede memiliki Kodepos 62365
- Kelurahan atau Desa Katerban memiliki Kodepos 62365
- Kelurahan atau Desa Leran memiliki Kodepos 62365
- Kelurahan atau Desa Medalem memiliki Kodepos 62365
- Kelurahan atau Desa Rayung memiliki Kodepos 62365
- Kelurahan atau Desa Sendang memiliki Kodepos 62365
- Kelurahan atau Desa Sidoharjo memiliki Kodepos 62365
- Kelurahan atau Desa Wanglu Kulon memiliki Kodepos 62365
- Kelurahan atau Desa Wanglu Wetan memiliki Kodepos 62365
- Kelurahan atau Desa Wonosari memiliki Kodepos 62365
16. Kecamatan Singgahan
- Kelurahan atau Desa Binangun memiliki Kodepos 62361
- Kelurahan atau Desa Kedungjambe memiliki Kodepos 62361
- Kelurahan atau Desa Lajo Kidul memiliki Kodepos 62361
- Kelurahan atau Desa Lajo Lor memiliki Kodepos 62361
- Kelurahan atau Desa Mergosari memiliki Kodepos 62361
- Kelurahan atau Desa Mulyoagung memiliki Kodepos 62361
- Kelurahan atau Desa Mulyorejo memiliki Kodepos 62361
- Kelurahan atau Desa Saringembat memiliki Kodepos 62361
- Kelurahan atau Desa Tanggir memiliki Kodepos 62361
- Kelurahan atau Desa Tanjungrejo memiliki Kodepos 62361
- Kelurahan atau Desa Tingkis memiliki Kodepos 62361
- Kelurahan atau Desa Tunggulrejo memiliki Kodepos 62361
17. Kecamatan Soko
- Kelurahan atau Desa Bangunrejo memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Cekalang memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Glagahsari memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Gununganyar memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Jati memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Jegulo memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Kendalrejo memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Kenongosari memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Klumpit memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Menilo memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Mentoro memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Mojoagung memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Nguruan memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Pandanagung memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Pandanwangi memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Prambontergayang memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Rahayu memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Sandingrowo memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Simo memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Sokosari memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Sumurcinde memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Tluwe memiliki Kodepos 62372
- Kelurahan atau Desa Wadung memiliki Kodepos 62372
18. Kecamatan Tambakboyo
- Kelurahan atau Desa Belikanget memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Cokrowati memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Dasin memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Dikir memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Gadon memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Glondonggede memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Kenanti memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Klutuk memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Mander memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Merkawang memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Ngulahan memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Pabeyan memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Plajan memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Pulogede memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Sawir memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Sobontoro memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Sotang memiliki Kodepos 62353
- Kelurahan atau Desa Tambakboyo memiliki Kodepos 62353
19. Kecamatan Tuban
- Kelurahan atau Desa Kutorejo memiliki Kodepos 62311
- Kelurahan atau Desa Sidomulyo memiliki Kodepos 62312
- Kelurahan atau Desa Kingking memiliki Kodepos 62313
- Kelurahan atau Desa Ronggomulyo memiliki Kodepos 62313
- Kelurahan atau Desa Karangsari memiliki Kodepos 62314
- Kelurahan atau Desa Latsari memiliki Kodepos 62314
- Kelurahan atau Desa Sidorejo memiliki Kodepos 62315
- Kelurahan atau Desa Doromukti memiliki Kodepos 62316
- Kelurahan atau Desa Kebonsari memiliki Kodepos 62317
- Kelurahan atau Desa Baturetno memiliki Kodepos 62318
- Kelurahan atau Desa Sukolilo memiliki Kodepos 62318
- Kelurahan atau Desa Kembangbilo memiliki Kodepos 62319
- Kelurahan atau Desa Mondokan memiliki Kodepos 62319
- Kelurahan atau Desa Perbon memiliki Kodepos 62319
- Kelurahan atau Desa Sendangharjo memiliki Kodepos 62319
- Kelurahan atau Desa Sugiharjo memiliki Kodepos 62319
- Kelurahan atau Desa Sumurgung memiliki Kodepos 62319
20. Kecamatan Widang
- Kelurahan atau Desa Banjar memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Bunut memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Compreng memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Kedungharjo memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Kujung memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Minohorejo memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Mlangi memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Mrutuk memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Ngadipuro memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Ngadirejo memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Patihan memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Simorejo memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Sumberejo memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Tegalrejo memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Tegalsari memiliki Kodepos 62383
- Kelurahan atau Desa Widang memiliki Kodepos 62383
Sumber :
http://sugarfmradionet.blogspot.co.id/2011/11/daftar-kode-pos-di-wilayah-kab-tuban.html
Subscribe to:
Posts (Atom)
Investor Kepincut Kilang Tuban RI
Ramai Investor Kepincut Kilang Tuban RI, Rusia Terpental? 14 September 2023 17:20 Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menk...
Related Post
-
Bakal Ada Tol Trans Jawa Jilid II, Seperti Apa Proyeknya? Proyek Tol Trans Jawa Jilid II segera terwujud. Serangkaian ruas tol tersebut...
-
Tuban akan Jadi Center of Excellent Penanaman Melon di Jatim, Begini Penjelasan Gubernur Khofifah Lahan pertanian melon di Tuban bakal ...
-
Persatuan Sepak bola Tuban Persatu (singkatan dari Persatuan Sepak bola Tuban) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di...
-
Perkembangan Proyek KPBU Jalan Tol Demak - Tuban Jalan Tol Demak - Tuban merupakan salah satu proyek yang dibangun dengan skema KPBU solicit...
-
Sejarah Unirow UNIROW Tuban berdiri atas dasar SK Mendiknas RI Nomor:08/D/O/2007 Tanggal 4 Januari 2007 dengan memberikan izin penyelen...






